Pembalap Suzuki, Maverick Vinales, menjadi kandidat kuat pengganti Jorge Lorenzo di tim Movistar Yamaha pada musim depan. Mantan juara dunia, Kevin Schwantz, memperingatkan agar Vinales tetap bersama Suzuki.
Yamaha memang tengah mencari tandem Valentino Rossi untuk balapan MotoGP musim depan, menyusul kepindahan Lorenzo ke Ducati. Vinales masuk jadi incaran Yamaha, meskipun Suzuki enggan melepas pembalap andalannya tersebut.
Terakhir, Yamaha juga dikabarkan memasukkan nama Dani Pedrosa dalam daftar incaran mereka. Teruntuk Vinales, Schwantz menilai menjadi tandem Rossi adalah hal sulit dan Yamaha juga lebih memprioritaskan pembalap asal Italia tersebut.
"Masalah pindah ke Yamaha adalah punya Rossi sebagai rekan setim,” kata Schwantz kepada Motorsport.
"Padahal apabila Anda bertahan di Suzuki, Anda tidak memiliki tekanan itu. Anda bisa bekerja sendiri, meningkatkan banyak hal yang diperlukan, dan menjadi seorang pembalap yang lebih komplet," sambungnya.
Schwantz yang pernah menjuarai kelas 500cc pada 1993 itu menilai bila Suzuki masih cukup untuk membawa Vinales ke posisi yang lebih baik. Hanya butuh sentuhan sedikit untuk merusak dominasi Yamaha dan Honda.
"Seperti yang sudah saya katakan, motor (Suzuki) punya kemampuan untuk bertarung dengan motor-motor Yamaha dan Honda. Itu hanya membutuhkan pembalap untuk membangun kombinasi yang tepat dari skill, membalap dengan cerdas, dan pengalaman,” ujarnya.
