Iklim yang tak
stabil disertai hujan yang turun secara deras, dapat menimbulkan masalah pada
komponen-komponen motor tertentu. Salah satunya yang dapat bermasalah adalah
radiator yang bertugas menjaga suhu mesin agar tetap stabil.
Penyebab umum yang
membuat radiator bermasalah adalah genangan air berlumbur yang akan menyebabkan
radiator kotor. Kalau sudah begini, radiator harus pula sering-sering
dibersihkan. Posisi radiator pada motor sport berada dibawah tangki bensin.
Posisi ini lebih
aman dibandingkan pada skutik seperti vario techno 125 yang radiatornya berada
di kanan bawah dekat knalpot. Posisi ini sangat rentan karena mudah kena
percikan air atau kotoran. Namun pada dasarnya mau motor sport atau matic,
perawatan radiator itu sudah seharusnya dilakukan agar mesin tidak overheat.
Apalagi pada musim hujan yang dimana biasanya motor akan lebih kotor, radiator
harus sering dibersihkan.
Berikut tips ringan merawat radiator agar
awet;
1.
Cek
penampung (reservoi) cairan cadangan. Untuk skutik berada dibalik jok,
sedangkan sepeda motor sport disisi kiri. Jangan sampai kering, lakukan
pengecekan minimal seminggu sekali. Isi cadangan cairan sesuai batas upper dan
lower.
2.
Harus
menggunakan cairan khusus (coolant) karena mengandung bahan pencegah karat,
kerak, mengurangi pengupan dan stabilitas suhu. Jangan menggunakan air murni
karena tidak punya sifat seperti coolant.
3.
Bersihkan
secara rutin, apalagi setelah terendam banjir. Kotoran yang menempel pada
kisi-kisi membuat sirkulasi udara terganggu. Untuk membersihkannya cukup
semprot dengan air bertekanan sedang. Jangan terlalu kencang, karena bisa
merusak kisi-kisi. Utuk kotoran yang membandel, cabut secara manual alias
menggunakan tangan atau pinset.
Karet tutup
radiator harus diperiksa secara berkala, setiap 8000km. Pengecekan cukup
dilakukan dengan melihat kondisi resevoir. Jika isi tangki cadangan berkurang
dengan cepat, bearti ada masalah pada sistem pendingin.
