Gonzales mengalami cedera tersebut di laga melawan Persiba.
Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales, menjadi salah satu tumbal dari kemenangan timnya atas Persiba Balikpapan dalam laga Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (1/5). Menyusul, pada laga yang dimenangkan Arema dengan skor 2-0 itu, Gonzales mendapatkan cedera di bagian tulang rusuknya.
Itu setelah, dirinya berbenturan dengan salah satu pemain Persiba di laga tersebut. Usai benturan itu, Gonzales memang tak bisa melanjutkan bermain di laga tersebut dan digantikan oleh Gustavo Giron Marulanda. Dirinya langsung dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami sesak nafas.
"Langsung terasa sesak, nggak bisa bernafas, setelah diperiksa ditemukan adanya keretakan (di bagian tulang rusuk)," kata Gonzales.
Saat ini, kondisi pemain yang dijuluki El Loco itu masih terbaring di ruang VIP Rumah Sakit Panti Nirmala. Kondisinya pun sudah mulai membaik.
"Kalau badan digerakkan masih sakit, tetapi kalau gerak tangan tidak terasa sakit," bebernya.
Lebih lanjut, pemain yang ikut menyumbangkan satu gol ke gawang Persiba itu menuturkan dirinya ditawarkan untuk menjalani operasi agar cederanya cepat sembuh. Namun, Gonzales keberatan untuk menjalaninya.
"Kalau harus operasi saya takut. Karena ini baru pertama kalinya saya mengalaminya," jelasnya.
Selain Gonzales, juga ada Dendi Santoso yang mengalami cedera parah di laga tersebut. Dendi menderita retak di bagian tulang kering kakinya. Bahkan, didiagnosis fibula Dendi nyaris putus.
Dia pun disarankan untuk menjalani operasi agar cederanya itu cepat sembuh. Di samping itu, ada juga Syaiful Indra Cahya yang mengalami cedera hamstring pada laga itu.
